Herman Batak Rekrutan Terakhir
SLEMAN-Teka-teki tentang siapa yang mengisi posisi manajer PSS Sleman
akhirnya terjawab. Setelah melakukan rapat, PT Putra Sleman Sembada (PT
PSS) akhirnya menunjuk Ketua Panpel Pertandingan Sukoco sebagai
pengganti Supardjiono.
Meskipun musim lalu tidak terlibat di PSS, Sukoco bukanlah orang baru
di sepak bola Sleman. Pada 2010 lalu, dia pernah menjabat sebagai
manajer PSS U-17 di ajang Piala Soeratin. Selain itu, Sukoco juga sempat
menjadi Liaison Officer di Panpel PSS.
Koco yang saat ini juga menjabat ketua panpel dinilai pantas menjabat
sebagai manajer. Direktur Utama (Dirut) PT PSS Soekeno mengatakan,
Sukoco adalah orang yang sangat berpengalaman. Sehingga dia optimistis
di tangan Sukoco PSS mampu meraih prestasi maksimal. “Menjalani tugas
sebagai ketua panpel dia juga selalu menyelenggarakan pertandingan
dengan sukses,” tandas pemilik The Rich Sahid Hotel tersebut.
Soekeno menandaskan, Sukoco boleh saja melakukan rangkap jabatan
sebagai manajer dan ketua panpel. Bahkan, menurut dia hal itu bisa
efektif sebab hampir seluruh pendapatan PSS berasal dari pendapatan
tiket. Akan lebih mudah bagi manajemen PSS mengelola uang jika manajer
dan ketua panpel dijabat orang yang sama.
Tapi, Sukoco memastikan setelah ditunjuk sebagai manajer, dirinya
akan mengundurkan diri sebagai ketua panpel. Soal ini, dia akan segera
membahasnya dengan direksi PT PSS.
“Kalau menurut bat saya tentu tidak ideal merangkap jabatan sebagai
ketua panpel dan manajer tim. Karena itulah saya memutuskan untuk mundur
dari jabatan ketua panpel. Hal ini akan segera saya bahas dengan
direksi PT PSS,” imbuhnya.
Koco menambahkan, ditunjuk sebagai manajer tim adalah sebuah amanat.
Ia pun bakal berusaha membawa PSS berprestasi di ajang Divisi Utama
musim ini. Target promosi ke Indonesian Super League (ISL) musim 2015
sebisa mungkin akan direalisasikan.”Saat ini menjadi impian PSS adalah
promosi ke ISL 2015. Saya akan sekuat tenaga untuk merealisasikan ini,”
terangnya.
Pelatih PSS Sartono Anwar akhirnya merekomendasikan penjaga gawang
Herman Batak kepada manajemen. Menurutnya mantan kiper Deltras Sidoardjo
ini memiliki kapasitas untuk menjadi penjaga gawang Super Elja.
Namun melihat masih adanya Ali Barkah di jajaran penjaga gawang PSS,
Batak belum tentu menjadi kiper utama. Meskipun dia mengakui kalau Batak
memiliki pengalaman yang lebih banyak.”Kita lihat perkembangan di
lapangan,’’ ucapnya.
Sartono juga memastikan Batak adalah rekrutan terakhir PSS.
Kemungkinan besar PSS akan kembali mendatangkan pemain pada putaran
kedua babak pendahuluan.
( radarjogja.co.id )